Tuesday, April 11, 2017

Kesehatan Anda adalah Aset Anda yang Paling Penting, Sudahkah Anda Menjaganya?



Kesehatan merupakan suatu aset yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan kesehatan, Anda bisa meraih dunia. Mungkin Anda berpikir, mengapa bukan pendidikan, mengapa bukan karir, dan mengapa justru kesehatan adalah nomor satu. Sekarang Anda dapat berpikir sejenak dengan merenung pertanyaan “bagaimana ... jika ...”. Dapatkah Anda membayangkan bagaimana Anda bisa berbagi waktu lebih dengan keluarga Anda jika setiap dua kali dalam seminggu Anda harus terapi untuk stroke? Bagaimana Anda bisa menemani cucu Anda atau menghabiskan waktu dengan pasangan Anda jika Anda dua kali dalam seminggu Anda harus cuci darah? Bagaimana Anda bisa menikmati keliling dunia jika tiap bulan Anda harus rutin menjalankan berbagai rangkaian pemulihan kondisi kesehatan Anda? Tidak hanya waktu untuk keluarga Anda habis, namun Anda dapat kehilangan kesempatan untuk pendidikan maupun karir Anda. Jelas sekali, kesehatan merupakan suatu kemerdakan yang didambakan oleh semua orang. 

Masalah kesehatan tidak hanya menyerang orang berusia tua, namun generasi muda pun harus waspada. Dahulu kala, orang terserang penyakit stroke pada usia 70, semakin kesini menyerang pada usia 60, 50, 40, dan sekarang tidak main-main orang pada usia 20 tahun sudah terserang penyakit stroke. 

Polusi dunia saat ini tak terkendalikan, begitu pula, radiasi, stress dengan pekerjaan, stress dengan tugas akhir yang tak kunjung selesai bagi orang-orang yang sedang menyelesaikan studinya, gaya hidup yang tidak baik seperti jarang berolahraga, merokok, minum-minuman beralkohol merupakan faktor-faktor pemicu yang menyebabkan adanya racun dalam darah kita dan menimbulkan penyakit degeneratif. Tidak heran, penelitian WHO tahun 2012 menunjukkan banyaknya jumlah penderita penyakit degeneratif dengan perincian berikut:


  1. Penyakit Cardiovascular (17,3 juta)
  2. Penyakit Kanker (7,5 juta)
  3. Penyakit Serangan Otak (6,1 juta)
  4. Penyakit Pernapasan (4,2 juta)
  5. Penyakit Diabetes (1,2 juta)

Oleh karena itu, menjaga kesehatan adalah suatu hal yang sangat penting dalam keseharian. Mulailah meningkatkan perhatian Anda terhadap kesehatan Anda dan keluarga Anda. Perbanyak membaca wawasan yang dapat mendukung kesehatan Anda dan keluarga Anda. Dengan sehat, kita bisa meraih dunia. 

-

Cegah segera penyakit degeneratif dan mulai untuk hidup sehat! Untuk Anda dan Keluarga Anda!

-

Dapatkan artikel-artikel menarik lainnya dan cari tahu lebih banyak informasi mengenai kesehatan, diet, nutrisi, obat, penyakit, dan gaya/pola hidup sehat dari pakarnya langsung. Segera terhubung dengan kami:
 

-

Get the latest articles and find out more about health, diet, nutrition, medicine, diseases, and healthy lifestyle by Expert Doctor. Get connected with us:



Sunday, January 1, 2017

Tips Traveling Tanpa Tour

Dalam tulisan ini, gw akan sharing pengalaman gw tentang traveling tanpa tour. Tentunya, melakukan traveling dengan atau tanpa tour memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri, jadi it depends on you :)

Ada beberapa tips yg akan gw sampaikan terkait dengan travel sendiri tanpa tour yg biasa gw sekeluarga lakukan hehe mudah-mudahan bermanfaat :)

Hal pertama adalah kita harus tahu tujuan kita kemana dan obyek mana aja yg akan kita tuju. Cara yg biasanya gw lakuin adalah cari di google what best things to do in New York misalnya, terus baca-baca sharing orang lain. Buat list-list nya, lalu cari tahu itu obyek apa dan it’s that important to you or not. Kalau ga penting-penting banget, ya tinggalin.

Hal kedua adalah tentunya kalau sudah yakin kita harus urus tiket pesawat dan visa (ini jika membutuhkan, kita harus pelajari persyaratan visa dan baca-baca sharing dari orang lain).

Hal ketiga adalah cari akomodasi penginapan. Kalau gw sekeluarga biasanya lebih menyukai apartment, karena ada kitchen nya dan bisa masak, terlebih lagi biasanya lebih luas. Salah satu website favorit keluarga gw adalah Airbnb. Tapi sekarang ini sudah banyak sekali situs-situs yg menyediakan informasi-informasi penginapan baik itu hotel, apartment, dll. Disini kalian bisa membandingkan biaya, fasilitas, lokasi, dll.

Perlu dicatat dalam mencari akomodasi penginapan sangatlah penting penginapan tersebut dekat dengan obyek wisata nya or at least mudah untuk dijangkau dan mudah untuk mencari transportasinya, dalam arti dekat dengan stasiun kereta atau halte bus atau transportasi lainnya yg mendukung selama travelling. Hal ini akan sangat memudahkan perjalanan.

Hal keeempat adalah pahami transportasi disana. Ini juga sama, cari di google dan baca-baca sharing orang lain. Yg harus kita tahu, antara lain:

  • Jenis transportasi. Apakah Kereta? Bus? Sewa mobil? Atau yg lainnya?
  • Biaya tiketnya. Biasanya dalam kasus kereta dan bus, mereka menyediakan tiket sekali jalan atau multitrip 1 hari atau multitrip 7 hari atau multitrip selama 30 hari, dll. Disini kita bandingin kita mau stay berapa lama dan harga mana yg lebih menguntungkan apakah yg 1 hari atau  7 hari atau 30 hari sekaligus. 
  •  Gunakan Google Maps untuk memahami stasiun atau halte terdekat dengan tempat penginapan kita. Penggunaan Google Maps sangat berguna terlebih dalam mencari obyek wisata yg akan kita tuju dengan menggunakan fitur direction, karena Google Maps memiliki pilihan transportasi yg akan digunakan (mobil, kereta/bus, jalan kaki). Google Maps sangat jelas dalam memberikan arahan. Kalau gw sekeluarga biasanya akan memilih rute mana yg jalan kakinya paling sedikit, jadi lebih efisien ga capek banget jalan.

Hal kelima adalah membuat itinerary dan print (print atau tidak itu pilihan sih). Itinerary terdiri dari obyek yg akan dituju beserta penjelasan singkat jadi kita juga memiliki pengetahuan tentang obyek yg akan dituju, transportasi yg digunakan beserta rute dan biaya, plus foto obyeknya agar kita memiliki gambaran mengenai bangunannya.

Hal keenam adalah mencari informasi-informasi tambahan, misalnya kuliner apa yg wajib dicoba, gift shop apa yg recommended, second-hand shop mana yg recommended, sim card apa yg dipakai di negara tersebut beserta biaya (jika ingin pakai sim card local), dll.

Jadi begitu beberapa tips dari gw untuk melakukan traveling tanpa tour, semoga bermanfaat :)

Tuesday, May 31, 2016

My Trip To USA (San Antonio – Washington, D.C. – New York – Boston) #14


Day 14 (26 April 2015)
Boston
 
Selama di Boston, menurut gw transportasi yg bisa diandalkan adalah kereta, sementara busnya memiliki kekurangan di waktu menunggu nya yg cukup lama. Jika tempat yg kita tuju itu jauh, it’s better pake taksi.

Boston merupakan kota yg menyenangkan, tidak terlalu banyak hiruk pikuk orang dan kendaraan. Oh ya!!! Gw hampir lupa! Selama gw sekeluarga di USA, Dunkin Donuts merupakan tempat favorit kita nongkrong. Asli kalian harus coba hot chocolate dan roti2nya! Beda banget sama Indonesia dan seenak itu guys :”) terkenang banget pokoknya di lidah :”) hehehe

Selain university visit, gw sekeluarga juga jalan-jalan ke kota tua nya, banyak banget obyeknya dan memang it’s a walking tour area, namanya Boston Freedom Trail.

Untuk mapnya bisa dibuka di link ini :

Ini salah satunya:

 
Beacon Hill

Foto lainnya:

Old State House Museum dan Boston Masacre Site

Selama perjalanan melalui Boston Freedom Trail, kita akan melalui banyak cafe dan juga orang yg berjualan snack.

Ini salah satu foto kita lagi jajan Pretzel hehe.


Nah, di Boston Freedom Trail ini kita akan dituntun sampai ke Quincy Market! Salah satu gift shop yg recommended menurut gw, banyak banget pilihannya dan juga harganya terjangkau, sementara itu di sisi lain nya merupakan restoran-restoran yg menjual berbagai macam makanan dan minuman, recommended banget kesini!

Quincy Market dan suasananya: